Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Toke Kopi di Pagaralam Nyaris Jadi Korban Perampokan

Pagaralam, Detik Sumsel- Nasib naas hampir saja dialami Alpian Madra (51) seorang yang merupakan tokeh kopi diwilayah Kota Pagaralam. Bagaimana tidak Alpian hampir saja menjadi korban perampokan dua oknum pria tidak dikenal di kawasan gudang kopi miliknya di Jalan Raya Pagaralam – Bengkulu dusun Pagar Gading Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam. Jum’at (8/4).

Untungnya Alpian sempat merasa curiga melihat empat orang tak dikenal mengendarai dua motor dengan pakaian lengkap jaket dan helem tertutup mondar-mandir didepan tokoh miliknya tersebut.

Kecurigaan Alpian terbukti saat dirinya mengambil uang 150 juta rupiah di salah satu Bank BUMN Cabang Pagaralam Jum’at sore pukul 14.00 WIBB. Keempat orang tersebut terus mengikuti dirinya yang mengendarai mobil pick up Mitsubishi L 300. Salah seorang dari mereka menembakkan senjata (yang belum tahu jenis apa) kearah ban mobil sebelah kiri bagian belakang, beruntung tidak berhasil mengemboskan ban. Merasa khawatir, Alpian memacu pick up nya dan mengarahkannya ke Kantor Polisi Sektor (Polsek) Pagar Alam Utara Polres Pagar Alam yang memang berada pada jalur pulang Alpian.

“Sebenarnya saya sudah mulai curiga, karena dua motor yang dikendarai empat orang tersebut sudah tiga kali mondar-mandir didepan gudang kopi saya, dan benar saja, setelah saya mengambil uang di BRI tiba-tiba mereka muncul dan terus mengikuti saya, “katanya, Senin (11/4)

Seraya memperlihatkan keberadaan pengendara motor tertangkap rekaman CCTV (Closed Circuit Television) yang terpasang digudang kopinya melalui Handphone miliknya dan menunjukkan ban mobil yang sudah ditembus kawat penyanggah payung dibagian pinggir.

Sementara itu Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono. SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP. Najamudin, SH saat dikonfirmasi menghimbau agar pihak bank dan nasabah untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi terutama dalam jumlah besar.

” Khusus kepada nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar harus berhati-hati dan jangan sungkan untuk meminta pengawalan polisi, gratis alias tidak dikenakan biaya samasekali karena sudah menjadi tugas kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, ” jelasnya.

Ditambah Najamudin, selain menghimbau bank terutama bagian keamanan dan pengawasan, untuk selalu mengawasi situasi lingkungan bank tempatnya berjaga dan nasabah, pihaknya juga akan lebih mengintensifkan anggotanya untuk berpatroli terutama menjelang Idul Fitri 1443 H. Dimana transaksi, baik di bank-bank maupun tempat bisnis lainnya diperkirakan akan mengalami peningkatan yang tentukan akan berpotensi menimbulkan kejahatan seperti coper dan perampok kan.

“Pihak keamanan bank harus lebih peka membaca situasi lingkungan bank tempatnya dan mengawasi jika ada gerak gerik orang yang mencurigakan, segara melapor ke polisi. Kami juga akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyakat Pagaralam dan terus mengintensifkan patroli utamanya menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H,” pungkasnya.(rendi)

The post Toke Kopi di Pagaralam Nyaris Jadi Korban Perampokan first appeared on Detik Sumsel.

source https://detiksumsel.com/toke-kopi-di-pagaralam-nyaris-jadi-korban-perampokan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=toke-kopi-di-pagaralam-nyaris-jadi-korban-perampokan

Posting Komentar

0 Komentar