Palembang, Detik Sumsel — Andi Wardhana alias Bongkeng (38) pelaku pembacokan terhadap korban Solihin di terminal Sako Palembang pada 18 Januari 2022 lalu akhir ditangkap anggota Reskrim Polsek Sako. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkot ini ditangkap dirumahnya Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Wiraguna, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III Palembang Kamis (10/3/2022) malam.
Terungkap motif tersangka membacok korban karena tidak terima dinasehati oleh korban. Saat itu, tersangka dan korban serta beberapa temannya sedang nongkrong di seputar terminal Sako. Tersangka Bongkeng bercanda dan menggoda seorang wanita sambil merangkul pundak wanita yang digoda tersangka.
Melihat hal itu, korban Solihin menasehati tersangka karena tidak pantas menggoda wanita apalagi sampai merangkul pundaknya. Mendengar nasihat korban pelaku tidak terima.
Kapolsek Sako Kompol Evial Kalza mengatakan motif tersangka membacok korban karena tidak terima dengan nasehat korban saat tersangka menggoda dan merangkul pundak perempuan saat tersangka dan korban sedang nongkrong diterminal Sako.
“Tersangka dan korban akhirnya berkelahi. Saat itu tanpa sengaja tersangka menemukan parang di TKP lalu digunakan untuk membacok korban,”ungkap Kompol Evial Kalza Kapolsek Sako Palembang.
Satu kali membacok korban, korban terjatuh bersimbah darah. Setelah korban terkapar bersimbah darah tersangka Bongkeng langsung kabur meninggalkan korban.
“Beruntung korban selamat namun akibat bacokan tersebut korban harus menjalani 20 jahitan,”ujarnya.
Dalam pelariannya, tersangka Bongkeng sempat melarikan diri keluar kota ntuk menghindari kejaran polisi. Anggota Reskrim Polsek Sako mendapat informasi tersangka kembali ke kota Palembang langsung melakukan penangkapan tersangka.
“Tersangka sempat kabur ke Komering dan bersembunyi disana selama kurang lebih dua bulan. Untuk pasal kita terapkan kepada tersangka pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,”tegasnya
Dihadapan polisi, Bongkeng mengaku membacok korban karena eemosi saat di nasehati oleh korban yang bernada tinggi. Wanita yang digodanya saat itu merupakan teman dekatnya dan sudah terbiasa dengan candaan semacam itu.
“Saya tersinggung di nasehati di depan orang ramai, padahal aku cuma penesan(bercanda-red) ini temen perempuan saya juga gak sakit saya jawab gitukan,”ungkapnya
Mendapat penjelasan seperti itu, korban justru menantang korban duel pelaku.
“Parang itu saya temukan gak sengaja punya penjual sayur di pasar, yang kemudian saya pakai untuk bacok korban. Setelah itu saya langsung kabur keluar kota,”bebernya.(oji)
The post Tak Terima Dinasehati Saat Goda Wanita, Bongkeng Bacok Teman Hingga Luka Parah first appeared on Detik Sumsel.source https://detiksumsel.com/tak-terima-dinasehati-saat-goda-wanita-bongkeng-bacok-teman-hingga-luka-parah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tak-terima-dinasehati-saat-goda-wanita-bongkeng-bacok-teman-hingga-luka-parah


0 Komentar