Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Petani Sayuran Pagaralam Terancam Tak Bisa Produksi

Pagaralam, Detik Sumsel- Sampai ini harga pupuk Non Subsidi mengalami kenaikkan lebih dari 100 persen dari harga semula. Sehingga membuat para petani di Kota Pagaralam saat ini sedang mengalami kesusahan.

Bukan saja harga pupuk Non Subsidi yang mengalami kenaikkan sejumlah kebutuhan lain yaitu herbisida, fungusida dan racun hama juga mengalami kenaikkan. Kondisi ini membuat petani di Pagar Alam harus mengeluarkan modal lebih besar untuk bisa menggarap lahan mereka.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya harga komuditi pertanian di Pagaralam saat ini mengalami penurunan.

Salah seorang petani Rahmad (48) mengatakan, saat ini para petani harus mengeluarkan modal untuk mengelolah lahan mereka. Pasalnya harga pupuk non subsidi dan racun hama mengalami kenaikkan.

“Ya pak, harga pupuk non subsidi saat ini naik dan harga racun hama juga naik lebih dari 100 persen. Akibatnya kami harus mengeluarkan modal lebih besar untuk bisa menanam komuditi, bahkan patani terancam tak bisa produksi karena modal yang semakin besar,”katanya, Selasa (1/3)

Ditambahkan Rahmad, meskipun ada pupuk subsidi namun kwalitasnya berbeda dengan pupuk Non Subsidi. Jadi jika ingin hasil panen banyak maka petani banyak menggunakan pupuk non subsidi.

“Selain itu untuk mendapat pupuk bersubsidi kami harus melengkapi sejumlah persyaratan dahulu dan jumlahnya pun harus dibatasi,”ujarnya.

Petani berharap pemerintah bisa memberikan solusi agar para petani bisa mendapatkan pupuk Non Subsidi dengan harga normal kembali.

Kepala Dinas Pertanian Kota Pagar Alam Gunsono melalui Kasi Pupuk Piter mengatakan, bahwa benar jika pupuk non subsidi mengalami kenaikkan. Namun harusnya tidak menghalangi petani untuk mengelolah lahan mereka karena ada pupuk subsidi.

“Ya benar jika pupuk Non Subsidi mengalami kenaikkan itu sudah dari pabriknya. Namun petani bisa menggunakan pupuk bersubsidi yang harganya lebih terjangkau. Namun untuk bisa mendapatkan pupuk bersubsidi para petani harus membuat kelompok tani,” jelasnya.(rendi)

The post Petani Sayuran Pagaralam Terancam Tak Bisa Produksi first appeared on Detik Sumsel.

source https://detiksumsel.com/petani-sayuran-pagaralam-terancam-tak-bisa-produksi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=petani-sayuran-pagaralam-terancam-tak-bisa-produksi

Posting Komentar

0 Komentar