Baturaja, Detik Sumsel – Ratusan ibu rumah tangga di Baturaja rela mengantri hingga berjam-jam bahkan ada yang sembari membawa anaknya hanya untuk mendapatkan satu liter minyak goreng (Migor) kemasan yang dihargai Rp 14.000 dalam operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kabupaten OKU, Rabu (23/2).
Terlihat antrian ratusan masyarakat mengular mulai dari halaman kantor Dinas Perdagangan hingga kepinggir ruas jalan, protokol kesehatanpun diabaikan. Bahkan antrian ini nyaris ricuh lantaran para “emak-emak” ini tak sabar menunggu.
“Sudah hampir 2 jam nunggu pak, dapat cuma 1 liter, itupun harus bawa Fotocopy kartu keluarga,” Keluh Ana salah seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantri.
Diungkapkan Ana dirinya mengetahui adanya operasi pasar ini lewat media sosial. “Cari minya goreng susah, makanya rela ikut antri,” tandasnya
Hal senada juga dikatakan Herawati warga lainnya, dirinya mengeluhkan susahnya mendapatkan 1 liter Minyak goreng, bahkan ia sudah mengantri di beberapa titik operasi pasar namun tidak kebagian.
“Dapat cuma 1 liter, ini kurang karena saya pedagang gorengan,” ujarnya.
Menurutnya sudah beberapa hari ini dagangan gorengannya terpaksa tutup karena tidak mendapat minyak goreng, “terpaksa tutup lagi pak,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan OKU, Lukmanul Hakim dibincangi disela-sela operasi pasar mengatakan Operasi pasar ini digelar terkait kelangkaan minyak goreng OKU. “Kita didukung oleh pihak distributor sebanyak 90 Dus, satu dus berisi 12 liter,” sebutnya.
Operasi pasar ini lanjutnya di gelar dibeberapa titik diantaranya, pasar atas Baturaja dan kantor Dinas Perdagangan. “Ini hanya membackup yang dipasar, yang banyak itu di pasar,” ujarnya.
Dikatakan Lukman, dalam operasi pasar ini pihaknya mewajibkan masyarakat membawa Fotocopy Kartu Keluarga, hal ini untuk menghindari masyarakat yang membeli dua kali. “Satu orang hanya mendapat 1 liter minyak goreng,” ucapnya.
Disinggung masalah penerapan protokol kesehatan, Lukman mengatakan dalam operasi pasar ini dijaga oleh pihak TNI/ Polri dan Sat Pol PP. “Masyarakat terus kita himbau agar tertib dan mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. (Fei).
source https://detiksumsel.com/rela-antri-berjam-jam-demi-1-liter-minyak-goreng/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=rela-antri-berjam-jam-demi-1-liter-minyak-goreng


0 Komentar