Palembang, Detik Sumsel- Garuda Indonesia menambah penerbangan umroh dari semula dua kali terbang menjadi empat kali terbang karena tingginya permintaan calon jamaah umroh yang akan beribadah.
General Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang Meisye Paulina Tambunan mengatakan, tingginya antusias calon jamaah umroh karena dua tahun umroh tertunda. Jadi saat kembali dibuka antusias calon jamaah umroh membludak.
Antusias tinggi ini juga karena penerbangan umroh saat ini hanya dilakukan dari Jakarta saja karena hingga saat ini penerbangan internasional masih terbatas selama masa new normal.
“Penerbangan langsung umroh belum bisa dilakukan dari Palembang jadi masih gabung ke Jakarta saat ini sehingga kuotanya terbatas karena juga bersaing dengan calon jamaah umroh dari kota lainnya,”Jelasnya Jumat (04/02)
Meisye mengatakan biasanya calon jemaah umroh dari Sumsel saat kondisi normal sebelum pandemi satu musim bisa mencapai 20 ribu calon jemaah umroh. Itulah sebabnya Sumsel sebelumnya membuka penerbangan langsung umroh.
Meisye mengatakan waktu umroh saat ini lebih lama mencapai 17 hari karena calon jamaah umroh wajib karantina sebelum umroh dan sesudah sampai di tanah air. Jadi satu hari sebelum terbang ke Madina calon jamaah umroh sudah masuk Asrama Haji pondok Gede Jakarta.
Setelah itu saat sampai Madina juga calon jemaah umroh akan langsung dikarantina juga sebelum memulai umrah. Setelah itu saat kembali pulang di tanah air juga akan dikarantina lima hari lagi.
“Airline bertanggung jawab terhadap hotel karantina sehingga hotel harus confirm sebelum keberangkatan,” katanya.
Dikatakanya, karena lamanya waktu umrah plus karantina ini juga membuat biaya umrah juga membengkak dari semula Rp 20 juta menjadi Rp 35 juta. Meski biaya naik namun tidak permintaan umrah turun justru semakin antusias.
Hingga kini baru dua penerbangan umrah dari Palembang yang sudah berangkat karena berbagi dengan calon jamaah umroh dari kota lainnya.
Sejak Januari ada lebih kurang 135 jamaah umroh yang diterbangkan oleh Garuda Indonesia, yakni Januari sebanyak 45 jamaah umroh dan pada Februari ada 90 jamaah umroh. Dan dibulan Maret mendatang diharapkan ada 90 jamaah lagi yang bisa diterbangkan ketanah suci.
“Sebenarnya peminatnya banyak tapi karena keterbatasa kuota jamaah serta tinggibya persaingan antar Provinsi untuk mendapatkan kuota umroh lebih banyak lagi.”katanya
Selain melayani perjalanan umroh, Garuda Indonesia juga sudah mulai melakukan penambahan penerbangan reguler yakni Senin, Selasa, Rabu Kamis dan Sabtu untuk pemberangkatan dua kali sehari yakni pada pukul 9.30 wib dan pukul 15.45 dan Jumat dan minggu satu kali penerbangan yakni pukul 15.45 dari Palembang ke Jakarta.
“Dengan 12 kali seminggu tingkat keterisian set atau kursi mencapai 85 sampai 90 persen.”katanya. (May)
The post Permintaan Umroh Tinggi, Tapi Penerbangan Masih Terbatas first appeared on Detik Sumsel.source https://detiksumsel.com/permintaan-umroh-tinggi-tapi-penerbangan-masih-terbatas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=permintaan-umroh-tinggi-tapi-penerbangan-masih-terbatas


0 Komentar